Membahas Manfaat Madu Bagi Kesehatan Kandungan

Madu sejak dahulu terkenal sebagai makanan yang kaya akan nutrisi dan manfaat bagi kesehatan kita. Seiring berjalannya waktu, semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa madu juga dapat membantu dalam meningkatkan probabilitas kehamilan dan menjaga kandungan wanita hamil. Nah, di artikel ini, kita akan melihat lebih dalam tentang manfaat madu bagi kesehatan kandungan.

Baca Juga: Si Kecil Menyikat Gigi Teratur Adalah Hal Yang Wajib, Ya!

Mitos Madu Menyuburkan Kandungan

Madu asli terkenal dapat menyuburkan kandungan wanita. Mama tentu mengetahuinya karena opini ini adalah opini lama di masyarakat sejak dahulu. Namun, apakah sebenarnya ini hanyalah mitos belaka?

Ini bukanlah mitos,  ini adalah fakta. Madu sendiri sudah terkenal akan banyak manfaat bagi kesehatan. Madu terkenal dapat menyuburkan sperma bagi pria dan juga menyehatkan rahim bagi wanita. Sudah banyak peradaban yang membuktikan hal ini.

Membahas manfaat madu bagi kesuburan

Madu kini telah terbukti memiliki khasiat untuk menyuburkan kandungan. Ada banyak alasan yang mendukung pernyataan ini, antara lain:

  • Kaya antioksidan

Antioksidan tentu sangat penting khususnya bagi Mama yang tinggal di perkotaan yang penuh dengan radikal bebas atau polutan. Maka dari itu, madu memiliki peran yang sangat vital untuk menjadikan tubuh semakin lebih kuat dalam menangkal berbagai polusi zat tidak baik tersebut sehingga kualitas kandungan pun menjadi lebih baik.

  • Kaya akan vitamin

Madu memiliki banyak sekali kandungan bergizi bagi tubuh manusia. Beberapa di antaranya adalah vitamin, kalsium, dan zat besi. Tentunya kandungan-kandungan utama ini dapat berperan untuk menguatkan kandungan dan menyuburkan rahim.

  • Sumber energi

Sebagai sumber energi, madu terkenal kaya akan karbohidrat dan kalori. Kedua kandungan ini sangat mudah tuntuk tubuh Mama serap. Karena itu, mambu akan mampu meningkatkan daya tahan tubuh manusia khususnya bagi Mama.

  • Berfungsi sebagai anti jamur

Bahan alami madu secara umum dapat memberikan ketahanan tubuh kita dari jamur dan bakteri yang berbahaya bagi kesehatan tubuh kita, apalagi bagi Mama yang sedang mengandung. Tak ayal, madu dapat menjadi antiseptic yang menjaga kesehatan rahim wanita.

Baca Juga: Yuk Kenali 5 Macam Cara Belajar Anak

Sudah sangat lama madu terkenal akan manfaatnyadalam meningkatkan kesehatan tubuh manusia. Selain meningkatkan kekebalan, madu juga dapat menyembuhkan kita dari berbagai jenis penyakit. Termasuk bagi Mama dan Papa yang ingin memiliki anak, tak ada salahnya untuk mulai aktif mengonsumsi madu untuk kesehatan keduanya. Selamat mencoba! -KJ

 

promo tahun baru

Tips Memburu Promo Tahun Baru

Tahun baru merupakan waktu yang tepat untuk mencari berbagai promo dan penawaran menarik. Jika Mama ingin menemukan berbagai promo tahun baru, ada beberapa tips yang bisa Mama lakukan, yuk disimak!

Baca Juga: Rekomendasi Kado Natal Si Kecil

  • Carilah diskon dan penawaran yang tersedia di toko-toko langganan.

Banyak toko yang menawarkan diskon yang menarik pada bulan Januari untuk memperingati tahun baru. Cek toko-toko tersebut secara berkala untuk melihat diskon yang tersedia, ya!

  • Lihat apa yang ditawarkan oleh situs web penjualan online

Banyak situs web penjualan online yang menawarkan diskon besar pada produk tertentu pada tahun baru seperti untuk perlengkapan bayi yang ada di Dialogue Group. Jadi, pastikan Mama cek secara berkala untuk melihat penawaran yang tersedia.

  • Carilah penawaran di majalah dan surat kabar elektronik

Ini adalah metode yang sama dengan cara kita dahulu mencari diskon, hanya saja sekarang ini bacaan online lebih digandrungi. Banyak majalah dan surat kabar online yang menawarkan diskon besar pada produk tertentu selama awal bulan Januari. Jadi, pastikan Mama mengikuti majalah dan surat kabar yang tepat untuk menemukan diskon yang menarik.

  • Amati aplikasi promo

Aplikasi promo berbasis smartphone yang tersedia saat ini merupakan cara yang bagus untuk menemukan diskon tahun baru. Jadi, pastikan Mama mencari aplikasi diskon yang tepat dan download aplikasi ini ke ponsel Mama.

Baca Juga: Si Kecil Menyikat Gigi Teratur Adalah Hal Yang Wajib, Ya!

  • Carilah situs web yang menawarkan diskon tahun baru

Banyak situs web yang menawarkan diskon tahun baru. Jadi, pastikan Mama menggunakan mesin pencari untuk menemukan situs web yang menawarkan diskon tahun baru.

  • Ikuti terus platform media sosial

Banyak platform media sosial yang menawarkan banyak promo tahun baru. Jadi, pastikan Mama mengikuti platform media sosial yang tepat untuk menemukan promo yang menarik.

  • Carilah promo dan penawaran khusus yang ditawarkan oleh toko-toko di mall

Banyak toko yang menawarkan diskon tahun baru berupa promo dan penawaran khusus. Jadi, pastikan Mama mencari toko-toko yang tepat dan memeriksa apa yang ditawarkan oleh toko-toko tersebut. Terakhir, luangkan waktu untuk membandingkan harga produk. Membandingkan harga produk di berbagai toko atau situs web dapat membantu Mama menemukan ragam potongan harga tahun baru yang menarik. Jadi, pastikan Mama mengambil waktu untuk membandingkan harga produk yang tersedia.

Itulah beberapa tips yang bisa Mama lakukan untuk mendapatkan berbagai promo tahun baru. Jangan lupa untuk terus mencari diskon dan penawaran yang tersedia di berbagai platfom tersebut ya. Juga, ambil waktu untuk membandingkan harga produk untuk menemukan diskon tahun baru yang menarik. Selamat berburu diskon, Ma! -KJ

 

Rekomendasi Kado Natal Si Kecil

Desember adalah bulan yang identik dengan Natal. Di dalamnya, banyak orangtua yang mencari kado natal Si Kecil. Sebagai orang tua, tentu Papa Mama ingin hadiah yang diberikan memberi kenangan bahagia, kan? Kebanyakan orangtua terjebak pada hadiah yang biasa-biasa saja. Jika kini anda sedang mencari hadiah untuk buah hati, berikut adalah beberapa ide hadiah Natal yang bisa dicoba.

Baca Juga: Yuk Kenali 5 Macam Cara Belajar Anak

  • Paling utama, kado mainan

Si Kecil akan senang mendapatkan mainan baru, dan hiburan yang bisa dia nikmati bersama teman-temannya. Mainan anak-anak saat ini tidak seperti dulu, jadi Anda perlu mencari sesuatu yang akan membuat Si Kecil, serta teman-temannya, merasa bahagia. Ada banyak macam mainan yang dapat anda pilih, namun yang populer adalah sepeda, mainan set bangunan, kendaraan kecil anak, permainan musik, buku cerita, dan lain-lain.

  • Salah satu pilihan lainnya adalah hadiah yang akan bertahan lama

Anda bisa memberikan hadiah berupa buku, buku cerita pendek, atau buku ilmiah. Ini juga bisa menjadi hadiah yang tepat untuk tumbuh kembang minat baca Si Kecil. Anda juga bisa membeli mainan yang memberikan keahlian. Sebagai contoh, Anda bisa memberikan Si Kecil musik, kursus piano, atau pengembangan internet. Dengan begitu, Si Kecil dapat belajar cara membuat lagu, mengembangkan kemampuan bahasa pemrograman, atau belajar tentang teknologi modern. Dengan kata lain, Si Kecil akan mendapatkan manfaat yang lebih dari hadiah tersebut.

  • Anda juga bisa membeli paket hadiah anak secara daring

Ini adalah cara yang sangat efisien untuk mendapatkan berbagai hadiah Natal. Dengan cara yang mudah, Anda sudah bisa mendapatkan berbagai hadiah yang dapat disesuaikan dengan usia Si Kecil. Paket hadiah ini juga dapat disesuaikan dengan minat dan hobi Si Kecil. Dengan cara ini, Anda dapat memastikan bahwa setiap hadiah tersebut dapat memberikan manfaat yang sesuai dengan usia Si Kecil.

  • Rekomendasi hadiah lainnya adalah membeli kado yang berhubungan dengan hobi Si Kecil.

Sebagai contoh, Anda bisa memberikan Si Kecil mainan robot atau mainan lagu untuk mereka yang senang bermain musik. Jika Anda bisa, cobalah untuk membeli barang-barang hewan peliharaan fauna atau binatang peliharaan kartun untuk Si Kecil. Dengan mainan ini, Si Kecil akan senang berpetualang di dunia fantasi mereka sendiri.

  • Terakhir, Anda juga bisa memberikan hadiah yang berhubungan dengan alam.

Jika Si Kecil suka berpetualang ke luar ruangan, Anda bisa membelikan perlengkapan kegiatan nge-camp, sepak bola, atau sepeda gunung. Cara ini akan membantu Si Kecil untuk mendapatkan jalan-jalan yang menyenangkan.

Baca Juga: Si Kecil Menyikat Gigi Teratur Adalah Hal Yang Wajib, Ya!

Pada akhirnya, hadiah terbaik untuk Si Kecil adalah hadiah yang bisa menjadi kenangan bahagia di masa mendatang. Namun, tentu saja, Anda harus jeli dalam memilih kado natal Si Kecil. Jika Anda bisa mencari hadiah yang cocok dengan usia dan keinginan Si Kecil, Anda akan memberikan kado manis yang pasti akan dikenang selamanya. Semoga Si Kecil menikmati hadiah Natal yang Anda berikan dengan tulus. Selamat Natal dan Semoga Tahun Baru membawa kebahagiaan dan kesuksesan bagi seluruh keluarga, ya! -KJ

Si Kecil Menyikat Gigi Teratur Adalah Hal Yang Wajib, Ya!

Mengajari Si Kecil menyikat gigi teratur sangatlah penting. Jika terlambat untuk membiasakan hal ini maka akan menyebabkan dampak jangka panjang yang menghambat kesehatan gigi Si Kecil. Juniors dapat mengamati gigi Si Kecil, apabila terdapat karies gigi, maka ini juga bisa menjadi pertanda bahwa ia masih kurang menjaga kebersihan giginya.

Baca Juga: Speech Delay Yang Menjadi Perhatian Orangtua

Kapankah waktu yang tepat untuk mulai membiasakan Si Kecil?

Kebiasaan ini dapat Juniors contohkan sejak ia masih belum tumbuh gigi. Biasakanlah untuk membersihkan gusinya dari sisa makanan, ini penting karena bakteri yang menempel di gusi bisa saja menyerang kesehatan gusinya yang merupakan tempat giginya tumbuh kelak.

Bagaimana cara membersihkannya?

Gunakanlah kain lembut atau sikat gigi khusus anak-anak, Juniors dapat dengan mudah menemukannya di minimarket. Bersihkanlah dari bagian dalam ke luar sisi dari gusi. Bila perlu, Juniors juga dapat mencontohkan untuk membersihkan lidah yang dapat ia tiru.

Memilih alat kebersihan gigi

Jika Si Kecil masih berusia di bawah 24 bulan, gunakanlah pasta gigi non-fluoride yang dapat kita temukan di kemasannya. Gunakan sikat gigi tersebut sebesar biji jagung pada sikat giginya. Selain sikat gigi, kita juga perlu memilih alat yang tepat sesuai usianya seperti flosser tanpa ujung yang runcing. Kadang kita harus memperhatikan produk mana yang ia sukai.

Waktu yang tepat untuk membersihkan gigi?

Seperti kita, ajarkanlah ia untuk membersihkan gigi seusai sarapan dan juga sebelum tidur. Saat kita tidur adalah masa yang cukup panjang sehingga perlindungan gigi adalah hal yang sangat utama.

Mengajak Si Kecil untuk mau menyikat gigi

Juniors dapat menggunakan banyak hal untuk mengajarinya sikat gigi. Lagu-laguan adalah hal yang paling sering digunakan, Juniors dapat mengajaknya menyikat gigi sebari menyanyikan lagu sehingga perhatiannya teralihkan. Untuk jangka panjang, buatlah semacam gim ringan seperti membuat gim mengatur tempo sikat gigi minimal dua menit dan rayakan bersamanya  sambil sesekali memberinya hadiah, tentu sangat menyenangkan!

Baca Juga: Yuk Kenali 5 Macam Cara Belajar Anak

Si Kecil sudah sebaiknya perlu untuk kita biasakan agar mau membersihkan giginya sejak dini karena ini akan ia bawa hingga ia dewasa kelak. Bagi Juniors yang kini baru akan memulai untuk mengajarkan sikat gigi pada anak, mungkin Juniors dapat melakukannya dengan baik dengan membaca informasi ini ya. Semangat! -KJ

Yuk Kenali 5 Macam Cara Belajar Anak

Tentu Juniors ingin Si Kecil dapat menjadi seseorang yang pintar. Namun, terkadang orangtua masih belum memahami tentang gaya belajar yang paling tepat untuk anaknya. Satu waktu, jika Si Kecil masih belum mengetahui gaya belajar terbaik, itu akan menghambatnya untuk memperoleh pelajaran dengan optimal. Seperti yang kita tahu, cara setiap orang dalam belajar pasti berbeda dan unik. Nah, jika Mama kini sedang ingin membantu Si Kecil, maka kita akan membahasnya di artikel ini!

Baca Juga: Mengajak Si Kecil Berolahraga dan Menjadi Lebih Sehat
1. Gaya belajar visual oriented
Seperti yang kita ketahui bahwa setiap orang memiliki gaya belajar yang berbeda. Apabila Si Kecil memiliki gaya belajar ini, maka ia biasanya adalah seseorang yang rapi dan teratur. Gaya belajar ini berfokus pada penglihatan dan akan lebih banyak menggunakan indera pengelihatan dan ketelitian. Ciri-ciri anak yang mengedepankan gaya belajar visual antara lain:
  • Selalu mengamati pengajar
  • Suka membaca sesuatu dan belajar dari yang ia lihat
  • Mampu mengingat lebih baik sesuatu yang ia lihat
  • Cenderung mempunyai kemampuan menggambar dan mencatat dengan detail
  • Suka belajar dengan peragaan dan praktik langsung
2. Gaya belajar dengan pendengaran

Seseorang dengan gaya belajar ini umumnya memiliki indera pendengaran yang sangat baik. Ia mampu menghafal dan memahami sesuatu dengan mendengar yang tentu juga berkaitan dengan membaca. Biasanya, jika ia memiliki gaya belajar ini makai a akan memiliki ciri di bawah ini.

  • Lebih aktif bertanya jika ada yang tidak ia mengerti
  • Dapat mengulan informasi yang ia dengar dengan sangat baik
  • Senang bercerita dan berdiskusi sehingga suka berkelompok
  • Senang mendengarkan cerita orang lain namun juga selalu ingin didengar

Akan tetapi ia juga berpotensi memiliki kekurangan seperti adanya informasi penting yang mungkin terlupakan sehingga baik untuk membiasakannya untuk mencatat.

3. Gaya belajar dengan analisa tinggi

Model belajar ini biasanya berisi anak-anak yang mampu menganalisa sesuatu dengan baik karena rasa ingin tahu yang sangat besar. Tanpa Mama sadari, ia akan terbiasa untuk menjadi seseorang yang spesifik. Umumnya dalam mengerjakan sesuatu, ia akan  mengerjakannya secara bertahap. Cirinya antara lain:

  • Memiliki daya logika yang baik
  • Konsisten pada satu hal
  • Selalu fokus dalam menyelesaikan suatu tugas
  • Teratur
4. Gaya belajar global
Si Kecil dengan gaya belajar ini akan mampu memahami suatu hal yang menyeluruh dengan sangat baik. Ciri-ciri yang ia miliki biasanya:
  • Mampu melakukan banyak tugas bersamaan
  • Sangat bekerja keras sampai tuntas meski tidak orangtua ingatkan
  • Umumnya lebih sensitif terhadap suatu hal
  • Mampu bekerjasama dengan baik meski karakternya berbeda-beda
  • Mampu mendeskripsikan suatu hal dengan kata-kata dengan baik

Meski ia mampu mengartikan kondisi dengan baik dan mengenali situasi, ia juga masih memiliki kekurangan seperti cepat kelelahan karena banyak hal yang ia lakukan, cenderung agak sedikit berantakan dan mudah bosan.

Baca juga: 6 Tips Mendekorasi Ruang Belajar Anak agar Lebih Kondusif

5. Gaya belajar kinestetik

Jika Si Kecil sering tidak mau diam saat belajar maka ini adalah ciri-cirinya. Gaya belajar ini sangat efektif untuk anak yang aktif bergerak. Biasanya anak dengan gaya belajar ini tidak begitu banyak dibandingkan anak dengan gaya belajar lain, akan tetapi kelebihannya adalah ia dapat lebih mudah berbaur dengan anak-anak lainnya. Cirinya adalah:

  • Suka belajar langsung dan tidak hanya teori saja
  • Suka aktivitas belajar yang aktif daripada statis
  • Suka menghapal sesuatu dan dapat belajar meski ia sedang bergerak seperti berjalan
  • Umumnya adalah anak yang aktif
  • Suka belajar dengan adanya alat peraga yang dapat membantu
Baca Juga: Pentingnya Kedekatan Si Kecil dengan Papa

Nah bagaimana, Ma? Kira-kira mana dari kelima jenis ini yang paling menggambarkan Si Kecil? Jika sudah mengetahuinya maka Mama dan Papa dapat mulai membantu proses berkembangnya dengan cara yang tepat. Jika Si Kecil mampu belajar dengan optimal maka pasti ia akan menjadi pribadi yang pintar. -KJ

Speech Delay Yang Menjadi Perhatian Orangtua

Mungkin sebagian orangtua sudah mengetahui akan sebuah fenomena dimana Si Kecil mengalami keterlambatan berbicara. Hal ini sering kita sebut dengan Speech Delay. Secara umum, Speech Delay merupakan keterlambatan bicara dan berkomunikasi sehingga tidak sesuai dengan usia perkembangan anak. Sayangnya, beberapa orangtua masih menganggap bahwa Speech Delay adalah kondisi normal, padahal keterlambatan bicara yang tidak ditangani dengan benar akan menjadi sebuah petanda gangguan serius pada anak.

Baca Juga: Mengapa Papa Harus Sering Menggendong Si Kecil?

Speech Delay pada anak adalah suatu gangguan yang sangat penting untuk kita pahami. Hal ini bukanlah sebuah vonis melainkan sebuah gejala yang perlu selalu kita amati. Sehingga, anak dengan Speech Delay perlu kita perhatikan selalu perkembangannya.

Jenis-jenis Speech Delay

  • Gangguan fungsional: gangguan ini tergolong ringan dan terjadi karena murni kurangnya stimulasi anak yang diberikan oleh orangtuanya
  • Gangguan non-fungsional: gangguan ini merupakan akibat dari gangguan bahasa reseptif seperti autisme maupun ADHD

Faktor penyebab Speech Delay

Ragam faktor yang dapat menjadi penyebab Si Kecil mengalami gangguan ini, antara lain:

  • Kurangnya interaksi dengan orangtua

Waktu yang selalu tersita menyebabkan jarangnya Si Kecil dan orangtuanya berinteraksi. Hal ini memiliki pengaruh besar karena stimulasi dari orang lain sangatlah ia butuhkan. Efek yang paling terasa adalah ragam kosakatanya yang sangat terbatas. Karena itu, seringlah manfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk berinteraksi dengan Si Kecil.

  • Terlalu banyak menggunakan gawai

Di era serba maju seperti saat ini, beberapa orangtua memilih untuk menenangkan Si Kecil dengan memberikannya gawai. Sayangnya, banyak orangtua juga tidak sadar bahwa kebiasaan menggunakan gawai ini akan membuatnya kesulitan mengembangkan kemampuan berbicaranya. Interaksi yang ia terima dari gawai hanya bersifat satu arah sehingga ia tidak akan membalas apa yang ia lihat sehingga ia terlatih menjadi pasif secara tidak langsung.

  • Adanya gangguan pendengaran

Si Kecil dengan gangguan pendengaran juga berpotensi mengalami masalah Speech Delay. Hal ini dapat kita pahami karena ia menjadi kesulitan untuk mendengar percakapan. Untuk mengetahuinya kita perlu untuk bertanya langsung pada Si Kecil tentang apa yang ia rasakan, lalu jika dirasa perlu segeralah untuk mendatangi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

  • Autisme pada anak

Autisme merupakan gangguan yang terjadi karena adanya keterlambatan maupun gangguan di sisi kognitif Si Kecil. Hal ini dapat merembet hingga perilaku, kemampuan Bahasa dan interaksi sosialnya. Orangtua perlu untuk sangat memperhatikan ini karena autism bukanlah hal sembarangan melainkan membutuhkan perhatian tinggi!

Baca Juga: Sembuh Total Dari Kanker Payudara Stadium Awal

Selain dampak utamanya yaitu sulit berkomunikasi, Speech Delay juga memiliki dampak bagi orangtua karena semakin sulit memahami kemauan Si Kecil. Lebih jauh, gangguan ini dapat memberi dampatk serius seperti gangguan mental saat ia dewasa kelak karena keterbatasan mereka dalam mengekspresikan yang mereka mau.

Nah semoga melalui pembahasan ini, orangtua dapat semakin sensitif pada setiap perkembangan Si Kecil, ya! -KJ

 

Makanan Untuk Si Kecil yang Sedang Tumbuh Gigi

Tidak terasa Si Kecil kini mungkin sedang berada dalam masa tumbuh gigi, ya. Wah, momen ini adalah momen yang biasanya akan membuat Mama pusing karena biasanya akan menyebabkan Si Kecil menjadi lebih rewel. Salah satu yang paling membuat Si Kecil menjadi rewel adalah sensai tidak enak di mulutnya sehingga kita membutuhkan perawatan khusus seperti dengan memberikan makanan yang tepat. Kini admin akan memberikan beberapa rekomendasi makanan yang cocok untuk Mama berikan pada Si Kecil yang sedang tumbuh gigi.

Baca Juga: Mengapa Papa Harus Sering Menggendong Si Kecil?

  • Makanan bertekstur lembut

Makanan dengan tekstur yang lembut akan membuat gigi dan gusi Si Kecil bekerja dengan lebih ringan. Karena itulah makanan seperti ini cocok untuk Si Kecil yang sedang dalam masa tumbuh gigi. Beberapa contoh makanan yang tepat adalah bubur, pure buah, sayur dan smoothies.

  • Biskuit khusus

Biskuit khusus bayi dan balita biasanya memiliki tekstur yang keras di bagian luar namun lembut di dalamnya. Hal ini menjadikan biskuit tersebut sangat tepat untuk dikonsumsi Si Kecil. Selain tekstur, pastikan Mama memilihkan biskuit yang sehat ya.

  • Makanan dengan penyajian dingin

Mungkin beberapa Mama akan menghindari Si Kecil dari makanan dan minuman dingin karena alasan takut akan penyakit seperti flu. Padahal, makanan dingin dapat memberikan efek kebas (mati rasa) pada gusi. Mama dapat memberikannya makanan seperti buah yang dingin, es krim, yoghurt. Namun ingat untuk tidak terlalu banyak memberikan makanan dingin tersebut ya, karena akan memicu batuk yang justru ingin kita hindari.

  • Makanan beku yang keras

Nyaris mirip dengan makanan dingin, makanan beku yang keras juga memiliki manfaat pada saat saat tertentu. Ketika kita mendapati Si Kecil merasa sangat terganggu karena rasa gatal di gusi, maka inilah saatnya memberikan makanan seperti ini. Mama dapat membuatkan makanan berupa potongan wortel dingin keras namun perlu dengan pengawasan karena bisa saja ia malah jadi tersedak.

  • Makanan dengan kuah

Makanan yang memiliki kuah tentu akan membuat Si Kecil merasa nyaman khususnya saat ia sedang menghadapi fase tumbuh gigi. Makanan ini umumnya mudah saat dikunyah, namun terlebih dahulu pastikan kuahnya tidak terlalu panas atau terlalu dingin sehingga nafsu makan Si Kecil akan terus terjaga dan dapat menghabiskan seluruh makanan yang Mama berikan.

Baca Juga: Mencegah Si Kecil Agar Tidak Menjadi Pembully

Nah tadi adalah beberapa pilihan makanan saat Si Kecil tumbuh gigi. Oiya kita juga perlu teliti untuk tidak memberikan makanan yang terlalu asam, asin dan pedas ya. Makanan seperti itu justru akan memberikan sensasi menyengat dan justru membuat peradangan pada gusi. Selamat mencoba! – KJ

 

Mengapa Papa Harus Sering Menggendong Si Kecil?

Memasuki dunia baru sebagai orangtua, pasti akan menciptakan tantangan baru khususnya bagi Papa! Meski dapat kita asumsikan bahwa pengasuhan anak biasanya identik dengan Mama tapi hal ini bukan berarti Papa tidak memiliki peran. Papa juga harus turut bekerjasama dengan Mama. Seperti jika Mama sedang sibuk, Papa juga harus bisa untuk menggendong Si Kecil. Mengapa? Karena ternyata saat papa menggendong anak akan memberi banyak manfaat untuknya! Berikut diantaranya:

  • Meningkatkan keintiman Papa dan Si Kecil

Memiliki waktu intim bersama anak merupakan hal yang cukup langka bagi Papa. Hal ini wajar karena biasanya papa akan lebih banyak sibuk di luar rumah yang tentu menguras waktu. Nah dengan memanfaatkan waktu bersama Si Kecil sambil menggendongnya,  interaksi antara Papa dan Si Kecil akan semakin baik. Hal ini tentu akan berdampak pada ikatan emosional yang semakin baik. Ia pun akan merasa nyaman saat bersama Papa dan tentu merasa aman.

  • Menenangkan dan membuat kualitas tidur yang baik

Kontak langsung dengan Si Kecil sejak bayi sangat dapat memberikan rasa nyaman dan tenang bagi Si Kecil. Selain bagi Si Kecil, kontak ini pun akan secara cepat mengurangi tingkat stress pada Papa yang mungkin sedang memikirkan banyak pekerjaan.

Baca Juga: Pentingnya Kedekatan Si Kecil dengan Papa

  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh Si Kecil

Dampak jangka panjang jika Papa menggendong Si Kecil adalah sistem kekebalan tubuhnya yang akan meningkat. Hal ini dapat terjadi karena sistem kekebalan tubuh papa mengirimkan antibody melawati kulit ke anak sehingga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh Si Kecil.

  • Ia merasa sangat dicintai

Semakin sering interaksi terjadi antara Papa dan Si Kecil, akan membuat ia merasa dicintai oleh orangtuanya. Figur seorang ayah yang menjaga keluarga akan melekat di dalam pikirannya. Kelak setelah ia tumbuh dewasa, anak laki-laki akan menjadi figur yang juga sayang dengan keluarganya, dan anak perempuan akan mampu mencari figur suami yang baik seperti yang digambarkan oleh ayahnya.

Bagaimana agar Papa terbiasa menggendong Si Kecil?

Survey Persil Non-Bio and Comfort Pure menjelaskan bahwa sekitar 60% ayah baru memiliki perasaan khawatir saat menggendong anaknya. Wajar, menggendong tubuh yang masih rapuh membutuhkan pendekatan khusus apalagi bagi laki-laki. Karena itu, terdapat beberapa cara untuk membiasakannya seperti dengan mengajak Papa mengikuti kelas persiapan kelahiran atau seminar tertentu. Selain itu, mencontohkan beberapa cara menggendong bayi kepada Papa secara berkelanjutan. Dengan begitu, Papa akan menjadi lebih paham dan terbiasa untuk menggendong Si Kecil bahkan melakukan banyak hal lainnya.

Nah semoga kini Papa bisa selalu terlibat dalam mengasuh Si Kecil ya, karena bagaimanapun kuncu parenting yang baik adalah kerjasama antara Papa dan Mama bahkan hingga hal terkecil seperti saat Papa menggendong anak. -KJ

 

Sembuh Total Dari Kanker Payudara Stadium Awal

Kanker payudara merupakan penyakit yang menakutkan bagi banyak Mama. Beberapa Perempuan pun tidak menyadari adanya kanker. Perlu kita ketahui bahwa sebenarnya kanker payudara masih sangat bisa untuk sembuh pada stadium awal, tentu dengan penanganan yang tepat. Definisi sembuh total adalah hilangnya semua sel kanker dan tidak lagi aktif.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) menyatakan, angka kanker payudara di Indonesia mencapai 42,1 orang per 100 ribu penduduk. Rata-rata kematian akibat kanker payudara ini mencapat 17 orang per 100 ribu penduduk.

Sebenarnya, kanker payudara sulit dideteksi pada stadium awal karena biasanya tidak ada gejala tertentu. Namun, beberapa faktor seperti obesitas, merokok, usia, dan radiasi dapat meningkatkan potensi kanker ini terjadi lebih cepat.

Mengenal pembagian kanker payudara

Stadium kanker adalah klasifikasi tahapan yang dipengaruhi dari penyebaran sel kanker ke beberapa bagian tubuh. Terdapat pembagian tahapan Stadium dalam kanker payudara adalah tahapan yang menentukan apakah sel kanker telah menyebar dari payudara ke bagian tubuh lainnya. Menurut hellosehat, terdapat pembagian tahapan kanker yaitu:

  • T (r) — menunjukkan ukuran tumor dan apakah sudah tumbuh dan menyebar ke jaringan terdekat.
  • N (Node/kelanjar getah bening) — menunjukkan sel kanker yang telah menyebar ke kelenjar getah bening.
  • M (Metastasis) — menunjukkan metastasis atau penyebaran sel kanker ke organ lain di luar payudara, seperti paru-paru.

Baca Juga: Membentuk Pribadi Ceria pada Si Kecil!

Ciri-ciri Kanker Payudara Stadium Awal

Meski kanker payudara jarang menimbulkan gejala di fase stadium awal, namun terdapat beberapa ciri-ciri kanker payudara yang perlu Mama ketahui karena semakin cepat kanker terdeteksi, maka angka kemungkinan sembuh pun akan menjadi lebih tinggi.

Dikutip dari Healthline, berikut ini adalah ciri-ciri kanker payudara stadium awal:

  • Adanya tumor di payudara sebesar 2-5 cm.
  • Terdapat tumor berukuran lebih dari 5 cm, tetapi belum ada pembengkakan pada kelenjar getah bening terdekat.
  • Timbul tumor berukuran 2–5 cm di payudara serta sel kanker yang telah berkelompok pada kelenjar getah bening.

Tenang, kanker payudara stadium awal bisa sembuh, kok!

Baca Juga: Ketahui Arti Warna Air Ketuban yang Bocor

Angka keberhasilan sembuh dari kanker biasanya berkaitan dengan stadium. Di stadium 1 biasanya benjolan kanker masih berukuran sangat kecil, dan pada stadium 4, kanker tersebut sudah menyebar ke organ lain seperti tulang, hati bahkan otak. Penderita kanker payudara hingga stadium 1 bisa memiliki waktu hidup yang lebih lama sehingga jika Mama memeriksakan kelainan yang dirasakan dan diagnose nya adalah tumor, perawatan dapat segera dilakukan untuk memastikan perkembangan sel kanker dapat dihentikan.

Nah, kemungkinan terjadinya kanker payudara akan selalu ada. Adalah hal yang wajar jika Mama merasa takut dan cemas, namun alagkah baiknya ketakutan tersebut menjadi pengingat kita untuk selalu berhati-hati dan menjaga kesehatan tubuh, ya! -KJ

Mengenal Ragam Pengasuh Anak

Bagi sebagian Mama, mungkin istilah baby sitter sudah tidak lagi asing, ya? Namun ternyata ada dua profesi pengasuh anak lain yang ternyata banyak digunakan, loh! Mungkin sebagian lagi sudah pernah mendengar nanny maupun governess, namun beberapa juga tidak mengetahuinya. Meski sebenarnya sama-sama merupakan perawat anak namun ketiganya memiliki fokus yang berbeda. Apa saja?

Membahas perbedaan baby sitter, nanny dan governess

Meski sederhananya tugas mereka berdua adalah sama yaitu untuk mengasuh, merawat dan menjaga Si Kecil namun ternyata fokusnya tetap berbeda. Hal ini juga berdasarkan kondisi Si Kecil yang berbeda saat ia masih bayi dan saat sudah menjadi balita.

Baca nanti: Perkembangan Motorik Si Kecil yang Harus Diketahui

Baby sitter

Baby sitter merupakan orang yang wajib memiliki pengalaman pelatihan untuk dapat mengasuh dan merawat bayi. Mereka akan berfokus untuk merawat bayi hingga usia maksimal 24 bulan. Mengapa demikian? Karena sesungguhnya merawat bayi tidaklah sembarangan. Merawat bayi memiliki kesulitan sendiri karena bayi masih belum dapat berkomunikasi dengan orang lain, sehingga mereka dituntut untuk lebih peka. Kepekaan tersebut lah yang terus dilatih dan wajib dimiliki seorang baby sitter.

Tugas seorang baby sitter biasanya akan berkaitan dengan mengisi segala kebutuhan utama Si Keci seperti memandikan, mengganti popok, membuatkan makanan bayi (MPASI) dan menjaga keselamatan Si Kecil. Namun baiknya tetaplah membicarakan hal ini terlebih dahulu dengan agen atau pengemban tugas tersebut.

Nanny

Setelah membahas baby sitter, kini ada profesi serupa namun tak sama lainnya, yaitu nanny. Apabila baby sitter berfokus pada bayi berusia maksimal 24 bulan, nanny bisa menjadi pengasuhnya saat Si Kecil tumbuh dari usia 2 tahun hingga 5 tahun. Biasanya tugas nanny akan menjadi lebih kompleks lagi. Meski Si Kecil sudah lebih mampu untuk berkomunikasi, ia juga lebih pintar untuk bergerak, dan meniru sekelilingnya.

Karena inilah maka tugas seorang nanny menjadi lebih rumit karena membutuhkan mereka yang benar-benar dapat membimbing dan mendidik Si Kecil sesuai usianya. Bahkan saat tertentu juga ia berperan seperti orangtua Si Kecil yaitu untuk menentukan boleh dan tidak boleh ia lakukan sehingga Si Kecil tumbuh dengan baik.

Governess

Istilah lain yang mungkin agak asing bagi kita adalah governess yang dapat kita definisikan sebagai perawat anak. Namun dalam pengertian ini adalah mereka yang sudah berusia 5 hingga remaja. Pada usia ini, umumnya anak sudah memasuki masa sekolah dan memperoleh beberapa pelajaran tertentu. Pada prosesnya, terkadang membutuhkan seorang perawat anak yang berkompeten dalam mendidik anak.

Governess juga terkadang dipanggil untuk membantu merawat anak berkebutuhan khusus (ABK) karena dinilai mampu untuk mendalami interpersonal Si Kecil dengan kemampuannya.

Nah tadi adalah beberapa perbedaan antara baby sitter, nanny dan governess. Meski pada hakikatnya adalah pengasuh anak, namun ketiganya memiliki konsentrasi yang berbeda yang perlu Papa dan Mama amati kesesuaiannya dengan Si Kecil. Semoga artikel ini membantu, ya! -KJ

 

top-margin:10px;