Membahas Manfaat Madu Bagi Kesehatan Kandungan

Madu sejak dahulu terkenal sebagai makanan yang kaya akan nutrisi dan manfaat bagi kesehatan kita. Seiring berjalannya waktu, semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa madu juga dapat membantu dalam meningkatkan probabilitas kehamilan dan menjaga kandungan wanita hamil. Nah, di artikel ini, kita akan melihat lebih dalam tentang manfaat madu bagi kesehatan kandungan.

Baca Juga: Si Kecil Menyikat Gigi Teratur Adalah Hal Yang Wajib, Ya!

Mitos Madu Menyuburkan Kandungan

Madu asli terkenal dapat menyuburkan kandungan wanita. Mama tentu mengetahuinya karena opini ini adalah opini lama di masyarakat sejak dahulu. Namun, apakah sebenarnya ini hanyalah mitos belaka?

Ini bukanlah mitos,  ini adalah fakta. Madu sendiri sudah terkenal akan banyak manfaat bagi kesehatan. Madu terkenal dapat menyuburkan sperma bagi pria dan juga menyehatkan rahim bagi wanita. Sudah banyak peradaban yang membuktikan hal ini.

Membahas manfaat madu bagi kesuburan

Madu kini telah terbukti memiliki khasiat untuk menyuburkan kandungan. Ada banyak alasan yang mendukung pernyataan ini, antara lain:

  • Kaya antioksidan

Antioksidan tentu sangat penting khususnya bagi Mama yang tinggal di perkotaan yang penuh dengan radikal bebas atau polutan. Maka dari itu, madu memiliki peran yang sangat vital untuk menjadikan tubuh semakin lebih kuat dalam menangkal berbagai polusi zat tidak baik tersebut sehingga kualitas kandungan pun menjadi lebih baik.

  • Kaya akan vitamin

Madu memiliki banyak sekali kandungan bergizi bagi tubuh manusia. Beberapa di antaranya adalah vitamin, kalsium, dan zat besi. Tentunya kandungan-kandungan utama ini dapat berperan untuk menguatkan kandungan dan menyuburkan rahim.

  • Sumber energi

Sebagai sumber energi, madu terkenal kaya akan karbohidrat dan kalori. Kedua kandungan ini sangat mudah tuntuk tubuh Mama serap. Karena itu, mambu akan mampu meningkatkan daya tahan tubuh manusia khususnya bagi Mama.

  • Berfungsi sebagai anti jamur

Bahan alami madu secara umum dapat memberikan ketahanan tubuh kita dari jamur dan bakteri yang berbahaya bagi kesehatan tubuh kita, apalagi bagi Mama yang sedang mengandung. Tak ayal, madu dapat menjadi antiseptic yang menjaga kesehatan rahim wanita.

Baca Juga: Yuk Kenali 5 Macam Cara Belajar Anak

Sudah sangat lama madu terkenal akan manfaatnyadalam meningkatkan kesehatan tubuh manusia. Selain meningkatkan kekebalan, madu juga dapat menyembuhkan kita dari berbagai jenis penyakit. Termasuk bagi Mama dan Papa yang ingin memiliki anak, tak ada salahnya untuk mulai aktif mengonsumsi madu untuk kesehatan keduanya. Selamat mencoba! -KJ

 

promo tahun baru

Tips Memburu Promo Tahun Baru

Tahun baru merupakan waktu yang tepat untuk mencari berbagai promo dan penawaran menarik. Jika Mama ingin menemukan berbagai promo tahun baru, ada beberapa tips yang bisa Mama lakukan, yuk disimak!

Baca Juga: Rekomendasi Kado Natal Si Kecil

  • Carilah diskon dan penawaran yang tersedia di toko-toko langganan.

Banyak toko yang menawarkan diskon yang menarik pada bulan Januari untuk memperingati tahun baru. Cek toko-toko tersebut secara berkala untuk melihat diskon yang tersedia, ya!

  • Lihat apa yang ditawarkan oleh situs web penjualan online

Banyak situs web penjualan online yang menawarkan diskon besar pada produk tertentu pada tahun baru seperti untuk perlengkapan bayi yang ada di Dialogue Group. Jadi, pastikan Mama cek secara berkala untuk melihat penawaran yang tersedia.

  • Carilah penawaran di majalah dan surat kabar elektronik

Ini adalah metode yang sama dengan cara kita dahulu mencari diskon, hanya saja sekarang ini bacaan online lebih digandrungi. Banyak majalah dan surat kabar online yang menawarkan diskon besar pada produk tertentu selama awal bulan Januari. Jadi, pastikan Mama mengikuti majalah dan surat kabar yang tepat untuk menemukan diskon yang menarik.

  • Amati aplikasi promo

Aplikasi promo berbasis smartphone yang tersedia saat ini merupakan cara yang bagus untuk menemukan diskon tahun baru. Jadi, pastikan Mama mencari aplikasi diskon yang tepat dan download aplikasi ini ke ponsel Mama.

Baca Juga: Si Kecil Menyikat Gigi Teratur Adalah Hal Yang Wajib, Ya!

  • Carilah situs web yang menawarkan diskon tahun baru

Banyak situs web yang menawarkan diskon tahun baru. Jadi, pastikan Mama menggunakan mesin pencari untuk menemukan situs web yang menawarkan diskon tahun baru.

  • Ikuti terus platform media sosial

Banyak platform media sosial yang menawarkan banyak promo tahun baru. Jadi, pastikan Mama mengikuti platform media sosial yang tepat untuk menemukan promo yang menarik.

  • Carilah promo dan penawaran khusus yang ditawarkan oleh toko-toko di mall

Banyak toko yang menawarkan diskon tahun baru berupa promo dan penawaran khusus. Jadi, pastikan Mama mencari toko-toko yang tepat dan memeriksa apa yang ditawarkan oleh toko-toko tersebut. Terakhir, luangkan waktu untuk membandingkan harga produk. Membandingkan harga produk di berbagai toko atau situs web dapat membantu Mama menemukan ragam potongan harga tahun baru yang menarik. Jadi, pastikan Mama mengambil waktu untuk membandingkan harga produk yang tersedia.

Itulah beberapa tips yang bisa Mama lakukan untuk mendapatkan berbagai promo tahun baru. Jangan lupa untuk terus mencari diskon dan penawaran yang tersedia di berbagai platfom tersebut ya. Juga, ambil waktu untuk membandingkan harga produk untuk menemukan diskon tahun baru yang menarik. Selamat berburu diskon, Ma! -KJ

 

Makanan Untuk Si Kecil yang Sedang Tumbuh Gigi

Tidak terasa Si Kecil kini mungkin sedang berada dalam masa tumbuh gigi, ya. Wah, momen ini adalah momen yang biasanya akan membuat Mama pusing karena biasanya akan menyebabkan Si Kecil menjadi lebih rewel. Salah satu yang paling membuat Si Kecil menjadi rewel adalah sensai tidak enak di mulutnya sehingga kita membutuhkan perawatan khusus seperti dengan memberikan makanan yang tepat. Kini admin akan memberikan beberapa rekomendasi makanan yang cocok untuk Mama berikan pada Si Kecil yang sedang tumbuh gigi.

Baca Juga: Mengapa Papa Harus Sering Menggendong Si Kecil?

  • Makanan bertekstur lembut

Makanan dengan tekstur yang lembut akan membuat gigi dan gusi Si Kecil bekerja dengan lebih ringan. Karena itulah makanan seperti ini cocok untuk Si Kecil yang sedang dalam masa tumbuh gigi. Beberapa contoh makanan yang tepat adalah bubur, pure buah, sayur dan smoothies.

  • Biskuit khusus

Biskuit khusus bayi dan balita biasanya memiliki tekstur yang keras di bagian luar namun lembut di dalamnya. Hal ini menjadikan biskuit tersebut sangat tepat untuk dikonsumsi Si Kecil. Selain tekstur, pastikan Mama memilihkan biskuit yang sehat ya.

  • Makanan dengan penyajian dingin

Mungkin beberapa Mama akan menghindari Si Kecil dari makanan dan minuman dingin karena alasan takut akan penyakit seperti flu. Padahal, makanan dingin dapat memberikan efek kebas (mati rasa) pada gusi. Mama dapat memberikannya makanan seperti buah yang dingin, es krim, yoghurt. Namun ingat untuk tidak terlalu banyak memberikan makanan dingin tersebut ya, karena akan memicu batuk yang justru ingin kita hindari.

  • Makanan beku yang keras

Nyaris mirip dengan makanan dingin, makanan beku yang keras juga memiliki manfaat pada saat saat tertentu. Ketika kita mendapati Si Kecil merasa sangat terganggu karena rasa gatal di gusi, maka inilah saatnya memberikan makanan seperti ini. Mama dapat membuatkan makanan berupa potongan wortel dingin keras namun perlu dengan pengawasan karena bisa saja ia malah jadi tersedak.

  • Makanan dengan kuah

Makanan yang memiliki kuah tentu akan membuat Si Kecil merasa nyaman khususnya saat ia sedang menghadapi fase tumbuh gigi. Makanan ini umumnya mudah saat dikunyah, namun terlebih dahulu pastikan kuahnya tidak terlalu panas atau terlalu dingin sehingga nafsu makan Si Kecil akan terus terjaga dan dapat menghabiskan seluruh makanan yang Mama berikan.

Baca Juga: Mencegah Si Kecil Agar Tidak Menjadi Pembully

Nah tadi adalah beberapa pilihan makanan saat Si Kecil tumbuh gigi. Oiya kita juga perlu teliti untuk tidak memberikan makanan yang terlalu asam, asin dan pedas ya. Makanan seperti itu justru akan memberikan sensasi menyengat dan justru membuat peradangan pada gusi. Selamat mencoba! – KJ

 

Mengapa Papa Harus Sering Menggendong Si Kecil?

Memasuki dunia baru sebagai orangtua, pasti akan menciptakan tantangan baru khususnya bagi Papa! Meski dapat kita asumsikan bahwa pengasuhan anak biasanya identik dengan Mama tapi hal ini bukan berarti Papa tidak memiliki peran. Papa juga harus turut bekerjasama dengan Mama. Seperti jika Mama sedang sibuk, Papa juga harus bisa untuk menggendong Si Kecil. Mengapa? Karena ternyata saat papa menggendong anak akan memberi banyak manfaat untuknya! Berikut diantaranya:

  • Meningkatkan keintiman Papa dan Si Kecil

Memiliki waktu intim bersama anak merupakan hal yang cukup langka bagi Papa. Hal ini wajar karena biasanya papa akan lebih banyak sibuk di luar rumah yang tentu menguras waktu. Nah dengan memanfaatkan waktu bersama Si Kecil sambil menggendongnya,  interaksi antara Papa dan Si Kecil akan semakin baik. Hal ini tentu akan berdampak pada ikatan emosional yang semakin baik. Ia pun akan merasa nyaman saat bersama Papa dan tentu merasa aman.

  • Menenangkan dan membuat kualitas tidur yang baik

Kontak langsung dengan Si Kecil sejak bayi sangat dapat memberikan rasa nyaman dan tenang bagi Si Kecil. Selain bagi Si Kecil, kontak ini pun akan secara cepat mengurangi tingkat stress pada Papa yang mungkin sedang memikirkan banyak pekerjaan.

Baca Juga: Pentingnya Kedekatan Si Kecil dengan Papa

  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh Si Kecil

Dampak jangka panjang jika Papa menggendong Si Kecil adalah sistem kekebalan tubuhnya yang akan meningkat. Hal ini dapat terjadi karena sistem kekebalan tubuh papa mengirimkan antibody melawati kulit ke anak sehingga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh Si Kecil.

  • Ia merasa sangat dicintai

Semakin sering interaksi terjadi antara Papa dan Si Kecil, akan membuat ia merasa dicintai oleh orangtuanya. Figur seorang ayah yang menjaga keluarga akan melekat di dalam pikirannya. Kelak setelah ia tumbuh dewasa, anak laki-laki akan menjadi figur yang juga sayang dengan keluarganya, dan anak perempuan akan mampu mencari figur suami yang baik seperti yang digambarkan oleh ayahnya.

Bagaimana agar Papa terbiasa menggendong Si Kecil?

Survey Persil Non-Bio and Comfort Pure menjelaskan bahwa sekitar 60% ayah baru memiliki perasaan khawatir saat menggendong anaknya. Wajar, menggendong tubuh yang masih rapuh membutuhkan pendekatan khusus apalagi bagi laki-laki. Karena itu, terdapat beberapa cara untuk membiasakannya seperti dengan mengajak Papa mengikuti kelas persiapan kelahiran atau seminar tertentu. Selain itu, mencontohkan beberapa cara menggendong bayi kepada Papa secara berkelanjutan. Dengan begitu, Papa akan menjadi lebih paham dan terbiasa untuk menggendong Si Kecil bahkan melakukan banyak hal lainnya.

Nah semoga kini Papa bisa selalu terlibat dalam mengasuh Si Kecil ya, karena bagaimanapun kuncu parenting yang baik adalah kerjasama antara Papa dan Mama bahkan hingga hal terkecil seperti saat Papa menggendong anak. -KJ

 

Sembuh Total Dari Kanker Payudara Stadium Awal

Kanker payudara merupakan penyakit yang menakutkan bagi banyak Mama. Beberapa Perempuan pun tidak menyadari adanya kanker. Perlu kita ketahui bahwa sebenarnya kanker payudara masih sangat bisa untuk sembuh pada stadium awal, tentu dengan penanganan yang tepat. Definisi sembuh total adalah hilangnya semua sel kanker dan tidak lagi aktif.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) menyatakan, angka kanker payudara di Indonesia mencapai 42,1 orang per 100 ribu penduduk. Rata-rata kematian akibat kanker payudara ini mencapat 17 orang per 100 ribu penduduk.

Sebenarnya, kanker payudara sulit dideteksi pada stadium awal karena biasanya tidak ada gejala tertentu. Namun, beberapa faktor seperti obesitas, merokok, usia, dan radiasi dapat meningkatkan potensi kanker ini terjadi lebih cepat.

Mengenal pembagian kanker payudara

Stadium kanker adalah klasifikasi tahapan yang dipengaruhi dari penyebaran sel kanker ke beberapa bagian tubuh. Terdapat pembagian tahapan Stadium dalam kanker payudara adalah tahapan yang menentukan apakah sel kanker telah menyebar dari payudara ke bagian tubuh lainnya. Menurut hellosehat, terdapat pembagian tahapan kanker yaitu:

  • T (r) — menunjukkan ukuran tumor dan apakah sudah tumbuh dan menyebar ke jaringan terdekat.
  • N (Node/kelanjar getah bening) — menunjukkan sel kanker yang telah menyebar ke kelenjar getah bening.
  • M (Metastasis) — menunjukkan metastasis atau penyebaran sel kanker ke organ lain di luar payudara, seperti paru-paru.

Baca Juga: Membentuk Pribadi Ceria pada Si Kecil!

Ciri-ciri Kanker Payudara Stadium Awal

Meski kanker payudara jarang menimbulkan gejala di fase stadium awal, namun terdapat beberapa ciri-ciri kanker payudara yang perlu Mama ketahui karena semakin cepat kanker terdeteksi, maka angka kemungkinan sembuh pun akan menjadi lebih tinggi.

Dikutip dari Healthline, berikut ini adalah ciri-ciri kanker payudara stadium awal:

  • Adanya tumor di payudara sebesar 2-5 cm.
  • Terdapat tumor berukuran lebih dari 5 cm, tetapi belum ada pembengkakan pada kelenjar getah bening terdekat.
  • Timbul tumor berukuran 2–5 cm di payudara serta sel kanker yang telah berkelompok pada kelenjar getah bening.

Tenang, kanker payudara stadium awal bisa sembuh, kok!

Baca Juga: Ketahui Arti Warna Air Ketuban yang Bocor

Angka keberhasilan sembuh dari kanker biasanya berkaitan dengan stadium. Di stadium 1 biasanya benjolan kanker masih berukuran sangat kecil, dan pada stadium 4, kanker tersebut sudah menyebar ke organ lain seperti tulang, hati bahkan otak. Penderita kanker payudara hingga stadium 1 bisa memiliki waktu hidup yang lebih lama sehingga jika Mama memeriksakan kelainan yang dirasakan dan diagnose nya adalah tumor, perawatan dapat segera dilakukan untuk memastikan perkembangan sel kanker dapat dihentikan.

Nah, kemungkinan terjadinya kanker payudara akan selalu ada. Adalah hal yang wajar jika Mama merasa takut dan cemas, namun alagkah baiknya ketakutan tersebut menjadi pengingat kita untuk selalu berhati-hati dan menjaga kesehatan tubuh, ya! -KJ

Mengenal Ragam Pengasuh Anak

Bagi sebagian Mama, mungkin istilah baby sitter sudah tidak lagi asing, ya? Namun ternyata ada dua profesi pengasuh anak lain yang ternyata banyak digunakan, loh! Mungkin sebagian lagi sudah pernah mendengar nanny maupun governess, namun beberapa juga tidak mengetahuinya. Meski sebenarnya sama-sama merupakan perawat anak namun ketiganya memiliki fokus yang berbeda. Apa saja?

Membahas perbedaan baby sitter, nanny dan governess

Meski sederhananya tugas mereka berdua adalah sama yaitu untuk mengasuh, merawat dan menjaga Si Kecil namun ternyata fokusnya tetap berbeda. Hal ini juga berdasarkan kondisi Si Kecil yang berbeda saat ia masih bayi dan saat sudah menjadi balita.

Baca nanti: Perkembangan Motorik Si Kecil yang Harus Diketahui

Baby sitter

Baby sitter merupakan orang yang wajib memiliki pengalaman pelatihan untuk dapat mengasuh dan merawat bayi. Mereka akan berfokus untuk merawat bayi hingga usia maksimal 24 bulan. Mengapa demikian? Karena sesungguhnya merawat bayi tidaklah sembarangan. Merawat bayi memiliki kesulitan sendiri karena bayi masih belum dapat berkomunikasi dengan orang lain, sehingga mereka dituntut untuk lebih peka. Kepekaan tersebut lah yang terus dilatih dan wajib dimiliki seorang baby sitter.

Tugas seorang baby sitter biasanya akan berkaitan dengan mengisi segala kebutuhan utama Si Keci seperti memandikan, mengganti popok, membuatkan makanan bayi (MPASI) dan menjaga keselamatan Si Kecil. Namun baiknya tetaplah membicarakan hal ini terlebih dahulu dengan agen atau pengemban tugas tersebut.

Nanny

Setelah membahas baby sitter, kini ada profesi serupa namun tak sama lainnya, yaitu nanny. Apabila baby sitter berfokus pada bayi berusia maksimal 24 bulan, nanny bisa menjadi pengasuhnya saat Si Kecil tumbuh dari usia 2 tahun hingga 5 tahun. Biasanya tugas nanny akan menjadi lebih kompleks lagi. Meski Si Kecil sudah lebih mampu untuk berkomunikasi, ia juga lebih pintar untuk bergerak, dan meniru sekelilingnya.

Karena inilah maka tugas seorang nanny menjadi lebih rumit karena membutuhkan mereka yang benar-benar dapat membimbing dan mendidik Si Kecil sesuai usianya. Bahkan saat tertentu juga ia berperan seperti orangtua Si Kecil yaitu untuk menentukan boleh dan tidak boleh ia lakukan sehingga Si Kecil tumbuh dengan baik.

Governess

Istilah lain yang mungkin agak asing bagi kita adalah governess yang dapat kita definisikan sebagai perawat anak. Namun dalam pengertian ini adalah mereka yang sudah berusia 5 hingga remaja. Pada usia ini, umumnya anak sudah memasuki masa sekolah dan memperoleh beberapa pelajaran tertentu. Pada prosesnya, terkadang membutuhkan seorang perawat anak yang berkompeten dalam mendidik anak.

Governess juga terkadang dipanggil untuk membantu merawat anak berkebutuhan khusus (ABK) karena dinilai mampu untuk mendalami interpersonal Si Kecil dengan kemampuannya.

Nah tadi adalah beberapa perbedaan antara baby sitter, nanny dan governess. Meski pada hakikatnya adalah pengasuh anak, namun ketiganya memiliki konsentrasi yang berbeda yang perlu Papa dan Mama amati kesesuaiannya dengan Si Kecil. Semoga artikel ini membantu, ya! -KJ

 

Mengajak Si Kecil Berolahraga dan Menjadi Lebih Sehat

Setelah Si Kecil lahir, mungkin banyak perubahan yang terjadi dalam kebiasaan kita. Jika dulunya Mama  sering berolahraga, mungkin sekarang panggilan berolahraga itu kembali muncul, ya? Nah, karena sekarang Si Kecil sudah dirasa cukup mampu untuk bergerak dengan baik, mengapa tidak mengajak Si Kecil berolahraga bersama?

Mengajak Si Kecil berolahraga tak hanya akan memberikan manfaat bagi kesehatan dan tumbuh kembang, juga akan meningkatkan kedekatan (bonding) antara Mama dan Si Kecil. Tentu dua hal ini adalah hal yang sedang sangat orangtua perhatikan, bukan? Karena itu, yuk ajak Si Kecil berolahraga dengan beberapa tips berikut ini.

Photo by Ketut Subiyanto from Pexels: https://www.pexels.com/photo/woman-stretching-with-a-little-girl-4473636/

Tips agar Si Kecil mau berolahraga

  • Terlebih dahulu, jelaskan manfaat olahraga padanya

Karena ini akan menjadi pengalaman baru baginya, maka tentu langkah pertama yang perlu kita lakukan adalah memperkenalkan olaghraga itu sendiri. Ceritakanlah beberapa manfaat penting pada Si Kecil seperti:

  1. Membuat ia akan selalu merasa segar dan tidak mudah lelah saat bermain
  2. Kegiatan mengasyikan yang selalu ia mau
  3. Membantu tumbuh kembangnya

Jika Si Kecil sudah mengetahui manfaat berolahraga apalagi dengan cara bermain, pasti ia akan menjadi antusias untuk mengikuti aktivitas Mama.

  • Jadikan aktivitas bermain

Masih sedikit membahas tentang bermain, bagaimana kira-kira cara untuk membuat olahraga dapat menjadi se-asyik bermain permainan Si Kecil dengan teman-temannya? Terkadang beberapa orangtua memikirkan ini, namun tak perlu bingung. Hal terpenting dari kegiatan ini adalah memastikan agar kegiatannya tidak terlalu kaku. Mama dapat melonggarkan aturan aturan tertentu jika misal mama mengajaknya bermain basket sederhana. Kegiatan lain seperti berenang juga tentu sangat bagus.

  • Mengatur waktu olahraga yang tepat

Rasa bosan dengan aktivitas yang berulang sangat mungkin ia rasakan, ma. Jika ini terjadi maka bisa jadi ia akan lebih mudah kehilangan fokus dan bahkan kehilangan minat untuk melakukan aktivitas tersebut. Aturlah kegiatan ini dengan durasi yang pas tergantung olahraga apa yang akan dilakukan.

Nah tadi adalah beberapa tips sederhana tentang mengajak Si Kecil berolahraga. Dengan melakukan aktivitas ini, ia akan mempelajari banyak hal baru selain tentu meningkatkan ketahanan tubuh dan kualitas pertumbuhannya. Kedepannya, ia juga dapat menjadi semakin percaya diri dalam melakukan segala aktivitasnya. -KJ

kedekatan papa

Pentingnya Kedekatan Si Kecil dengan Papa

Kebahagiaan Papa dan Mama pasti semakin lengkap dengan adanya Si Kecil. Menghabiskan waktu bersama Si Kecil menjadi waktu yang sangat baik untuk kedekatan orangtua dan anak. Sayangnya, biasanya Papa tidak banyak memiliki waktu bersama Si Kecil karena beberapa hal seperti tuntutan pekerjaan. Hal ini tentu wajar, namun dengan waktu yang ada, akan sangat bagus jika Papa memaksimalkan waktu untuk mendekatkan diri dengan Si Kecil. Kedekatan Si Kecil dengan Papa sangat penting bagi pertumbuhannya karena ia dapat menjadi pribadi yang percaya diri dan merasa aman sebagai panutan.

Cara membangun kedekatan dengan Si Kecil

Kedekatan dengan Si Kecil sangatlah penting. Dengan ini, Papa juga dapat semakin mudah dalam membangun karakter yang baik bagi Si Kecil. Karena itu, berikut adalah pembahasan tentang cara membangun kedekatan dengan Si Kecil.

  • Memberikan pelukan yang nyaman

Kalau Mama biasanya akan memiliki caranya sendiri seperti melakukan kontak mata dengan Si Kecil. Papa juga bisa melakukan ini, disertai gendongan dengan pelukan serius dengan kasih sayang. Beritahu dia bahwa ia aman di pelukan Papa.

  • Jadilah teman bermain seperti temannya

Si Kecil akan sering bermain bersama teman-temannya. Namun, pada beberapa waktu Si Kecil ingin bermain namun tidak memungkinkan seperti misalkan sedang hujan. Waktu-waktu seperti ini dapat Papa manfaatkan untuk mengajaknya bermain dan memposisikan diri sebagai teman bermainnya. Dengan begitu, Si Kecil akan selalu merasa puas untuk bermain dan hubungan dengan Papa juga akan semakin meningkat.

  • Membuat Si Kecil senang

Dengan sengaja membuat wajah yang konyol akan sangat membantu, lho! Buatlah ekspresi lucu yang membuatnya tertawa, atau bisa juga dengan mengeluarkan suara-suara lucu seperti hewan kesukaannya. Semakin sering Papa melakukannya maka ia akan terbiasa dan ketagihan dengan itu.

  • Menghentikan tangisannya

Si Kecil mudah menangis, semua orang tahu itu. Tapi siapa yang bisa menenangkannya adalah poin kunci yang harus bisa Papa manfaatkan. Papa bisa memulai dengan menggendongnya dengan hangat. Ayun-ayunkan ia dan coba buat ia melupakan tangisannya. Suasana hati yang riang tentu akan membuatnya bahagia apalagi jika Papa yang melakukannya.

Nah, membangun kedekatan personal antara Papa dan Si Kecil memang sangat penting. Hal ini akan mengajarkan padanya bahwa kedekatan dengan Mama dan Papa adalah penting karena akan membuatnya merasa nyaman sehingga dapat tumbuh dengan optimal. Semangat ya, Pa! – KJ

Ketahui Arti Warna Air Ketuban yang Bocor

Cairan ketuban (amnion) adalah cairan selaput ketuban yang normalnya berwarna bening namun sedikit kekuningan dan terkadang bisa berubah. Cairan ketuban adalah cairan yang mampu menahan dan melindungi janin saat masa mereka tumbuh di dalam kandungan.

Seperti lazimnya selaput, tentu dapat menjadi sobek yang berasal dari trauma atau bahkan terjadi secara tiba-tiba. Untuk memperdalam wawasan Mama, yuk kita pelajari warna air ketuban yang bocor pada artikel ini!

Arti setiap warna air ketuban

Air ketuban yang normal berwarna bening kekuningan. Namun, tak menutup kemungkinan jika warna air ini berubah yang disebabkan oleh faktor-faktor tertentu. Berikut adalah daftar kemungkinan warna air ketuban dan arti dari warna tersebut:

  • Bening dan kekuningan
    Merupakan warna normal pada ibu hamil
  • Cokelat
    Warna yang muncul karena adanya campuran darah karena misalnya pendarahan rahim
  • Hijau muda-hijau tua
    Warna ini adalah warna yang cukup sering terjadi karena biasanya berasal dari feses bayi (meconium). Jika serius, bisa menyebabkan komplikasi tertentu
  • Kuning jingga
    Faktor ini dimungkinkan karena adanya bentrokan jenis darah antara Mama dan Si kecil
  • Merah-coklat tua
    Jika ketuban Mama bocor dan mengeluarkan cairan dengan warna ini maka segeralah membawanya ke dokter karena adanya indikasi konsisi serius seperti kematian janin.

Baca Juga: Mengenal 5 Love Language Anak

Ciri-Ciri Air Ketuban Rembes

Mengeluarkan cairan dari vagina adalah hal yang lumrah saat kehamilan, karenanya Mama akan kebingungan saat membedakan apakah itu urin atau air ketuban yang bocor. Perlu diketahui bahwa cairan ketuban biasanya meninggalkan bercak putih dan tidak memiliki bau.

Dalam beberapa kondisi, kebocoran air ketuban dapat disertai darah dan lendir.

Cairan ketuban biasanya keluar tanpa bisa diprediksi secara waktu dan kondisi. Sehingga penting bagi Mama untuk selalu membawa setidaknya benda pembersih apabila hal ini terjadi.

Baca Juga: Hamil Di Atas Usia 35 Tahun? Bisa Kok, Asalkan..

Risiko Air Ketuban Rembes

Pada pada trimester awal kehamilan, kebocoran air ketuban bisa memicu komplikasi tertentu seperti keguguran, cacat lahir, bayi lahir prematur atau yang terburuk adalah keguguran.

Apabila kebocoran ini terjadi saat usia kehamilan tua seperti trimester ketiga, dampak yang hadir setelahnya akan cenderung lebih berbahaya karena akan mempersulit proses bersalin. Sementara jika bocor air ketuban saat usia kehamilan menginjak trimester ketiga berdampak cukup bahaya, karena akan menyulitkan proses persalinan.

Jika sampai kekurangan air ketuban, akan membuat tali pusar menjadi terhimpit sehingga dapat melilit leher bayi yang tentu mengurangi asupan oksigennya. Selain itu bisa saja terjadi komplikasi lain seperti pernapasan.

Baca Juga: Apakah Berkomunikasi dengan Bayi Itu Penting?

Cara Mencegah Air Ketuban Rembes

Sebenarnya, kebocoran ketuban dapat terjadi tanpa bisa ada prediksi sebelumnya (terjadi secara spontan). Namun, potensinya dapat berkurang jika Mama tidak ingin hal tersebut terjadi sehingga Mama perlu mengetahui beberapa tips pencegahan berikut ini.

  • Secara rutin membersihkan organ genital dengan benar.
  • Mengurangi dan menghindari guncangan seperti di kendaraan, hal ini juga berlaku pada hubungan seksual.
  • Lakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin disertai gaya hidup sehat seperti pola makan, olahraga ibu hamil dan istirahat yang cukup.
  • Melakukan pengecekan cairan yang keluar dari vagina dengan mengamati tekstur, bau dan warna cairan tersebut.

Nah, tadi adalah pembahasan kita seputar warna kebocoran air ketuban. Semoga setelah pembahasan ini Mama bisa semakin waspada demi kesehatan kandungan, ya! -KJ

anak mewarnai

Mengajari Si Kecil Mewarnai Gambar

Salah satu pelajaran dan kegiatan yang menyenangkan bagi anak-anak adaalh mewarnai. Sifat dasar mereka yang memiliki imajinasi tinggi membuat kegiatan ini menjadi sangat menyenangkan karena mereka dapat berkreasi dengan pikirannya. Sebelum mulai mewarnai gambar, biasanya mereka akan meluapkan keinginannya dengan mencorat-coret dinding, baju dan hal lainnya dengan alat tulis atau alat mewarnai yang tentu akan mereporkan. Maka itulah penting bagi orangtua untuk mengajari Si Kecil mewarnai gambar.

Dalam prosesnya sendiri, mulailah dengan gambar-gambar sederhana terlebih dahulu menyesuaikan dengan tumbuh kembang Si Kecil. Beberapa hal seperti pemilihan warna atau objek yang belum ia kenal juga penting untuk diperhatikan. Bagi Moms yang ingin mengajari Si Kecil mewarnai, berikut ini beberapa cara mengajari Si Kecil mewarnai gambar yang baik.

Kenalkan Si Kecil Dengan Ragam Warna

Sebelum memulai, pertama kenalkanlah ia terlebih dahulu dengan macam-macam warna agar ia dapat semakin kreatif namun tetap paham tentang penggunaan warna yang tepat sesuai dengan objeknya.

1. Mengenalkan warna dasar

Warna dasar pastinya mudah untuk dikenali oleh Si Kecil. Warna seperti putih, hitam, hijau, merah, kuning dan biru adalah warna-warna dasar yang sering ia lihat. Dengan terlebih dahulu mengajarinya ragam warna dasar akan membuatnya paham penggunaan warna sesuai objeknya.

2. Menggunakan objek sederhana

Lingkunan sekitar dapat menjadi sumber objek untuk kegiatan mewarnai Si Kecil. Moms dapat memilih untuk menggunakan objek sederhana yang mudah untuk digambar seperti bangunan rumah, buah, langit dan lainnya. Dengan mengenalkannya objek sederhana akan membuatnya belajar lebih dalam mengenai objek tersebut.

3. Menggunakan alat mewarnai yang tepat

Anak-anak juga perlu diajari menggunakan alat warna yang sesuai dengan bidang warnanya. Tentu akan terdapt perbedaan saat Si Kecil menggunakan pensil warna, krayon atau bahkan kuas air. Kenalkanlah ia dimulai dari yang cukup mudah seperti krayon. Selain memiliki ragam warna, krayon juga relatif aman karena tidak memiliki sisi tajam seperti pensil warna.

4. Membiarkannya berkreasi

Agar kegiatan ini menyenangkan, biarkanlah ia mengeluarkan imajinasinya. Dengan meluapkan kreativitasnya maka ia akan lebih senang dalam berkreasi sesuai dengan imajinasinya.

Cara untuk Mulai Mewarnai

1. Ajarkan cara menggunakan alat warna dengan benar

Seperti yang tadi dijelaskan, mewarnai memiliki tekniknya sendiri sesuai dengan alat warnanya. Mengajari Si Kecil untuk mewarnai memiliki cara dan membutuhkan kesabaran yang tinggi. Ajarkanlah ia terlebih dulu memegang alat warnanya seperti pensil atau krayon agar hasil gambarnya menjadi lebih bagus lagi. Jika ia tidak dapat langsung mengikuti cara yang Moms berikan, tetaplah sabar dan teruslah mengajarinya dengan pelan.

2. Ajarkan Si Kecil cara mencampur warna

Kreativitas adalah kunci dari kegiatan ini sehingga ia akan mecoba banyak hal baru. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengajarkannya mencampur warna. Dengan mencampur warna ia akan berani untuk menggunakan hasil eksperimennya untuk membentuk kombinasi warna yang bagus dan dapat melatihnya untuk membuat visual yang menarik.

3. Jadikan benda favoritnya sebagai objek

Aktivitas ini bukan tanpa kendala, ada waktunya ia bosan menggambar hal yang sama sehingga orangtua harus mencari objek penggantinya. Sebagai opsi, Moms bisa menggunakan benda favoritnya seperti mainan, hiasan atau benda lainnya. Dengan begitu, pastinya mereka akan lebih tertarik untuk terus mewarnai.

4. Memperhatikan mood Si Kecil

Sangat wajar apabila Si Kecil memiliki tingkat emosi yang tidak stabil. Mereka akan cenderung menolak apabila merasa terpaksa. Pada saat ini penting bagi Moms untuk lihai membaca situasi dan menebak jika ia sudah mulai merasa bosan. Jika ini terjadi, berikanlah ia jeda dan melakukan kegiatan kecil untuk mengembalikan moodnya.

Mengajari dan memberikan wadah bagi Si Kecil untuk mewarnai memang sangat penting dan baiknya dilakukan sejak dini. Anak yang belajar mewarnai tentu akan meningkat beberapa aspek dari dirinya sehingga penting untuk diakomodir oleh orangtua. Mewarnai sendiri akan menjadi menyenangkan jika diajarkan secara perlahan dan terstruktur agar orangtua dan Si Kecil sama-sama puas dengan hasilnya. -KJ

top-margin:10px;